selamat datang

KEDAI BUKU PERINTIS PUTRA PERDANA

aku tercalar

aku yang tak pernah berani
namun takutku ku buang
segala tersimpan rapi
sakit hati dengan wajah yang retak seribu
berdepan dengan kamu
adalah seperti memijak duri duri

bila perasaan ku tercalar
kamu memang tidak pernah sedar
sedangkan aku memberi kamu nafas sementara
menyara kehidupan sekadarnya
namun dengan ego.kamu dongakkan kelangit
mencerca dan merendahkan
dan aku telandengan rasa perit

diam aku
adalah pengajaran untuk kamu
kalah aku bukan dalam pertempuran
namun aku akan pastikan kamu tersungkur dalam penyesalan...

Category:

5 comments:

Anonymous said...

Salam.Ubatilah calarmu dengan membuang duri yang menghiris itu.

zeza said...

minum higoat je...bagus untuk kulit hehhehehe

Anonymous said...

emm tapi lupa kulit tak apa jgn luka dihati. tak berdarah namun sakit

Anonymous said...

Salam.Luka kat kulit walau berdarah tak apa masih boleh tahan,Jangan luka dihati

azam abd rahman said...

baik sekali puisi ini, padat dgn makna

Post a Comment